was successfully added to your cart.

Coaching Training di Indonesia Mulai Diminati, Ini Penjelasan Untuk yang Masih Bingung

By November 27, 2017Uncategorized
Coaching Training di Indonesia

Akhir-akhir ini istilah coaching cukup populer di dunia pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Program pelatihan atau coaching training di Indonesia pun mulai banyak diminati. Meski demikian, banyak juga yang masih bingung tentang apa itu dan seperti apa itu coaching. Bahkan beberapa di antaranya ada yang menganggap coaching dan training itu sama.

Nah, untuk membantu memperjelas mengenai coaching, coba simak uraian berikut ini.

Coaching dan Training

Untuk mempermudah pemahaman mengenai coaching training di Indonesia. Khususnya pemahaman tentang coaching mari kita bedakan antara coaching dengan training terlebih dahulu. Keduanya sering disama-artikan, padahal cukup memiliki perbedaan yang signifikan. Beberapa perbedaan itu seperti :

Coaching dan Training Dari segi Bahasa

Di training, ahlinya disebut dengan trainer. Sedangkan di coaching, ahlinya dikenal sebagai seorang coach.

Coaching dan Training Dari Proses Aktivitasnya

Seorang traner berbagi ilmu, pengalaman, dan panduan bagaimana melakukan sesuatu secara tepat. Trainer haruslah seorang ahli yang memiliki lebih banyak ilmu/pengalaman.

Sedangkan seorang coach percaya bahwa solusi dan jawaban itu ada pada masing-masing pribadi manusia. Jadi coach hanya akan bertanya dan menggali kepada coache (klien). Coach bahkan tidak memberikan ide atau masukan, serta langkah-langkah yang harus dijalankan oleh coachee (klien).

Dengan kata lain, semua pemikiran, ide, dan solusi berasal dari coachee. Coach hanya bertugas membantu coachee berpikir secara tepat, terukur, dan terarah. Dengan demikian coachee mampu membangun pemikiran secara tepat untuk mengambil langkah atau tindakan yang tepat pula.

Itulah mengapa seorang coach harus memiliki kemampuan yang mumpuni dalam menjalankan tugas. Coach harus ahli memberikan pertanyaan yang kuat, terstruktur, dan rapi sesuai goal yang ingin diraih coachee.

Perbedaan lainnya, training cenderung berskala besar atau ramai peserta. Biasanya training diisi peserta mulai dari puluhan, ratusan, hingga ribuan. Sedangkan coaching bersifat lebih personal dan eksklusif. Semakin personal justru semakin maksimal dalam menggali, memfasilitasi, dan mengontrol coachee.

Nah, sekarang tergantung Anda, mana yang paling dibutuhkan saat ini, coaching atau training? Meski berbeda, kedua metode metode coaching dan training ini sangat bermanfaat jika digabungkan dalam melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia dan mencapai visi-misi bisnis yang dijalani.

Menurut International Personel Management Association, mengikuti Training akan meningkatkan produktivitas karyawan lebih dari 22%. Sedangkan training yang dikombinasikan dengan coaching menghasilkan peningkatan kinerja sebesar 88%. Selain itu, coaching di tempat kerja yang positif berdampak pada bottom line.

Lalu Apa Itu Program Coaching Training di Indonesia?

Di search engine google, Anda mungkin akan menemukan istilah coaching training. Maksudnya ialah sebuah program pelatihan coaching untuk menjadi coach profesional. Biasanya program tersebut diadakan oleh lembaga, institut, atau perusahaan yang memiliki para pakar coaching yang sudah bersertifikasi.

Dengan mengikuti pelatihan coaching, Anda pun berkesempatan mengambil sertifikasi serupa. Contohnya di ESQ Coaching Academy yang siap membantu siapa saja untuk menjadi coach profesional, bersertifikasi, dan diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Nah, sekarang semoga Anda sudah tidak bingung lagi mengenai coaching dan training, beserta perbedaannya. Jika tertarik mengetahui lebih banyak mengenai coaching, ikuti terus postingan-postingan terbaru dari ESQ Coaching Academy.

Like juga fanpage Facebook kami ya…

Like us :
Facebook

Contact team :
info@esqcoach.com